6 Karakteristik Pemimpin Sukses di Perusahaan

Peran seorang pemimpin sangatlah penting di suatu perusahaan, sukses tidaknya mereka memimpin bukan saja diukur dari memiliki banyak pengetahuan, namun juga dari karakter sehari-harinya. Suatu perusahaan yang sukses pastinya memiliki seorang pemimpin yang tidak hanya mahir secara fungsional, namun juga bisa membuat para karyawannya berkembang dan maju selama bekerja di perusahaan. Melansir laman cemag.us seperti ditulis Minggu (6/11/2016), berikut ini karakter pemimpin perusahaan yang sukses :

1. Tidak kenal takut

Masalah besar dari perusahaan jika memiliki pemimpin penakut, misalnya takut mengambil risiko atau takut ketika membuat suatu keputusan. Tantangan terbesarnya dari setiap perusahaan bukanlah kondisi pasar yang terjadi, naik turunnya saham, atau laba dan rugi perusahaan, melainkan kemampuan seorang pemimpin ketika menghadapi keterbatasan diri karena terlalu takut akan risiko. Jika pemimpin perusahaan terlalu takut, akhirnya akan menghambat daya saing dan keberlanjutan perusahaan. Setiap pemimpin  harus memiliki  sifat keberanian baik hati dan pikiran untuk mendorong perusahaannya berkembang dan berkelanjutan. Karena seorang pemimpin adalah tombak bagi perusahaannya

2. Punya gaya sendiri

Banyak pemimpin dididik untuk memiliki norma dan sejenisnya agar mereka bisa sejalan dengan pimpinan sebelumnya demi memajukan sebuah perusahaan. Padahal setiap orang memiliki pribadi yang berbeda tidak bisa disamakan antara satu dan yang lainnya.  Banyak juga perusahaan sukses karena memiliki pimpinan yang mempunyai keunikan, kekhasan dan gaya sendiri. Meski begitu seorang pemimpin juga perlu belajar dari orang sukses lainnya, namun tetap menyadari tidak ada pemimpin yang sama. Milikilah gaya asli dan tidak meniru orang lain, tapi pelajari sukses dari orang lain, hingga hal ini dapat memotivasi untuk memajukan dan membuat perusahaan berkelanjutan.

3. Bersikap dinamis

Setiap pemimpin akan mengalami masa kejayaan dan masa surut dalam mengelola perusahaan. Selama periode tersebut penilaian dari sisi pribadi dan ekonomi dari seorang pemimpin diperlukan. Selain itu, kompetensi inti pemimpin harus mampu mengidentifikasi sumber-sumber perlawanan yang menuntut pemimpin selama periode ketidakstabilan. Resistansi sering dipandang sebagai kekuatan negatif dalam siklus hidup seorang pemimpin dan perusahaan. Namun, jika dipahami dengan baik, ini merupakan kekuatan positif untuk dimanfaatkan jika dipahami oleh pemimpin yang tangguh.

4. Bisa dipercaya

Pemimpin sukses juga harus bisa dipercaya. Kepercayaan merupakan kemampuan untuk mengolah dan menunjukkan integritas, kejujuran serta transparansi diri dalam sebuah perusahaan. Seorang pemimpin yang sukses menyadari sepenuhnya bahwa kepercayaan adalah dasar dari setiap hubungan yang baik dan kunci untuk membangun koneksi yang solid di perusahaan. Ketika seorang pemimpin bisa menumbuhkan kepercayaan, maka karyawannya juga bisa membentuk ikatan yang lebih kuat, seperti membangun komunikasi lebih efektif dan efisien saat bekerja.

5. Tanpa kompromi

Menjadi seorang pemimpin harus bisa menyeimbangkan sikap fleksibel dan tidak. Saat menghadapi masalah di perusahaan, sebaiknya jangan ambil langkah pintas dengan keputusan sendiri. Meskipun langkah itu tepat, tapi ada baiknya untuk mendiskusikan dengan para karyawan bagaimana bila melakukan langkah tersebut atau minta pendapat mereka. Namun jika ada yang membelot dengan kebijakan yang telah dibuat, sikap tanpa kompromi juga perlu ditegakkan. Karena Seorang pemimpin juga harus bersedia untuk mengambil sikap, disiplin dan bertindak sesuai dengan nilai dan prinsip perusahaan.

6. Mulia

Mulia didefinisikan sebagai kualitas yang memiliki atau menampilkan sikap pribadi terhormat, baik, dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip moral tinggi dan cita-cita tinggi. Seorang pemimpin yang mulia dapat memberikan arah dan tujuan dalam perusahaan.  Jika ada perasaan ingin dihormati sebagai seorang pemimpin, maka itu dapat menentukan perilaku bagi karyawan di perusahaannya. Oleh karena itu, seorang pemimpin seharusnya juga bisa memberikan pelayanan tanpa pamrih kepada karyawan dan kolega bisnis, ini akan menjadi contoh baik buat karyawan untuk melakukan hal yang sama. Selain itu, mengutamakan kepentingan perusahaan dibandingkan kepentingan pribadi juga perlu diterapkan jika ingin menjadi pimpinan sukses di perusahaan.

 

Sumber: http://bisnis.liputan6.com

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *